Poso-Tiga Desa terdampak lebih parah pasca gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo, mengejutkan warga Desa Tokilo, Tindoli dan Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara (Pamoteng), Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (24/07/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang di himpun di lapangan, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi.
Pantauan media ini, warga Tolambo tetap waspada, dan terpaksa tidur di luar rumah, mengungsi di balai desa, lapangan sepak bola, hingga halaman gereja, karena kuatir akan terjadi gempa susulan.
Salah seorang perangkat Desa Tolambo, F Sambali, mengatakan, hampir sebagian besar warga tidak berani tidur di dalam rumah.
- Plt. Bupati Heronimus Makainas dan Wartawan, Perkuat Sinergi Membangun Daerah
- Wagub Victor Mailangkay Hadiri Penandatanganan PKS Percepatan Penyelesaian Status Kewarganegaraan Undocumented Person di Bitung
- Lantik 318 Pejabat Fungsional, Gubernur Yulius Ingatkan Rawat Kebersamaan dan Tinggalkan Ego Sektoral
“Beginilah situasi kami masyarakat Tolambo. Semalam kami tidur di luar rumah, karena bumi terus bergoyang,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam peristiwa gempa tersebut, seorang ibu hamil dilaporkan mengalami luka memar di bagian kaki, akibat terjatuh saat panik berlari keluar rumah. Saat kejadian, listrik sempat padam karena goncangan gempa.
Sementara itu, pihak BPBD setempat, Jumat (25/07/2025) pagi, masih melakukan pendataan bersama aparat Desa setempat, dan memantau situasi serta membantu warga terdampak, kemudian para petugas PMI Poso melakukan pelayanan untuk para pengungsi yang mengungsi di tenda- tenda di luar rumah.
Hingga berita ini tayang, goncangan gempa masih terus terjadi, tetapi dalam skala yang kecil. (YOK/NAL)







