Poso-Tiga Desa terdampak lebih parah pasca gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo, mengejutkan warga Desa Tokilo, Tindoli dan Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara (Pamoteng), Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (24/07/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang di himpun di lapangan, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi.
Pantauan media ini, warga Tolambo tetap waspada, dan terpaksa tidur di luar rumah, mengungsi di balai desa, lapangan sepak bola, hingga halaman gereja, karena kuatir akan terjadi gempa susulan.
Salah seorang perangkat Desa Tolambo, F Sambali, mengatakan, hampir sebagian besar warga tidak berani tidur di dalam rumah.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
“Beginilah situasi kami masyarakat Tolambo. Semalam kami tidur di luar rumah, karena bumi terus bergoyang,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam peristiwa gempa tersebut, seorang ibu hamil dilaporkan mengalami luka memar di bagian kaki, akibat terjatuh saat panik berlari keluar rumah. Saat kejadian, listrik sempat padam karena goncangan gempa.
Sementara itu, pihak BPBD setempat, Jumat (25/07/2025) pagi, masih melakukan pendataan bersama aparat Desa setempat, dan memantau situasi serta membantu warga terdampak, kemudian para petugas PMI Poso melakukan pelayanan untuk para pengungsi yang mengungsi di tenda- tenda di luar rumah.
Hingga berita ini tayang, goncangan gempa masih terus terjadi, tetapi dalam skala yang kecil. (YOK/NAL)





