Manado – Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minahasa Utara dan Bendungan Lolak di Bolaang Mongondow (Bolmong) pengerjaannya bakal rampung tahun 2022 ini, seperti yang ditargetkan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebelumnya.
Terkait hal tersebut, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengungkapkan, rencananya tahun ini, Bendungan Kuwil dan Bendungan Lolak akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
“Makanya saat ini kita melihat progres penyelesaian dua bendungan ini, sudah dicek ada permasalahan-permasalahan apa yang masih terkeendala, misalnya bendungan di Bolmong (Lolak) ada bidang-bidang tanah yang belum tuntas pembebasannya, itu salah satu contoh, dan di kuwil masalah teknis yakni pengerasan tanahnya yang tidak bisa dikerjakan buru-buru, karena ini menyangkut usia bangunan dan lainnya,” terangnya kepada awak media, Selasa (14/6/22) malam.
Olly melanjutkan, targetnya tahun ini, Jalan-jalan pendukung ke arah bendungan juga sudah beres dan akan rapat sekali lagi secara teknis yakni dinas PUPR Sulut, Karo Hukum juga untuk menyelesaikan masalah-masalah diatas.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
“Supaya pas Presiden datang tidak ada yang menghambat lagi dan bisa berjalan lancar,” tukas orang nomor satu di Sulut ini.
Diketahui, Bendungan Kuwil Kawangkoan akan berfungsi untuk penyediaan air baku dengan kapasitas 4.500 liter per detik, pengendalian banjir, serta kawasan konservasi.
Proyek dengan total investasi Rp1,94 triliun itu juga akan menghasilkan listrik sebesar 2×0,7 megawatt dari pembangkit listrik mikrohidro (PLTMH).
Sementara itu, Bendungan Lolak akan berfungsi sebagai penyediaan air irigasi untuk daerah seluas 2.214 hektare. Bendungan itu juga akan menjadi sumber penyediaan air baku sebesar 500 liter per detik.
Di samping itu, Bendungan Lolak berpotensi menghasilkan listrik sebesar 2,43 MW dari keluaran air waduk. (*/J.Mo)








