Sulut-Calon Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengunjungi pondok pesantren (Ponpes) Al-Mukhlisin Keydupan Boroko, usai menggelar konsolidasi besar di Sangkup, Bolmut.
Hal ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, Imam Masjid dan Pengurus Ponpes Al-Mukhlisin Keydupan Boroko.
Steven Kandouw pun langsung disambut gembira para pengasuh dan santri serta masyarakat sekitar pesantren dan tidak ketinggalan bertemu akrab dengan para Imam Masjid.
Pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan sekaligus menjadi ajang silahturahmi, masyarakat, santri dan pengasuh Ponpes serta Imam Masjid menyampaikan aspirasinya.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
Steven Kandouw menjelaskan kedatangannya di pondok pesantren Al-Mukhlisin keydupan Boroko ini, selain bertemu dengan pengasuh dan santri saya juga bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar pesantren dan para imam masjid untuk menyerap aspirasi.
“Pada tahun 2020 saya dan pak Olly Dondokambey berjanji akan membuat Islamic center di Bolaang Mongondow dan itu sudah kami tepati pada tanggal 26 Januari 2024 kemarin,” ungkap Steven Kandouw.
“Adapun maksud tujuan saya kemari ialah mendengar aspirasi dari bapak-ibu disini, saya meminta dukungan doa dari bapak-ibu disini jika Tuhan berkenan saya akan menjadikan Bolaang Mongondow Utara bukan hanya menjadi tempat Swasembada Pangan, tetapi akan meningkat fasilitas dan pra sarana umat muslim disini,” paparnya.
Steven Kandouw disambut gembira masyarakat, Imam Masjid, dan Pengurus Ponpes. (REDAKSI)








