Sulut-Ribuan Aparatur Sipil Negara dan siswa SMK/SMA se Kabupaten Minahasa Selatan mengikuti jalan sehat yang dilepas Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven O.E. Kandouw, Selasa (17/09/2024).
Diketahui kegiatan tersebut diikuti dari Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Cabang Dinas Kabupaten Minahasa Selatan, Cabang Dinas Minahasa Tenggara, serta siswa SMA/SMK se-Amurang Raya.
Pada kesempatan ini, Wagub Kandouw melakukan dialog dengan segenap siswa. Wagub menyampaikan bahwa tahun ini, pemerintah menargetkan peningkatan sumber daya manusia, yang dimulai dari pendidikan tingkat dasar, menengah, hingga tinggi.
“Warga Sulawesi Utara hanya mencakup kurang dari 1 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Oleh karena itu, adik-adik harus meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat bersaing,” jelasnya.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Wagub Kandouw meminta para siswa untuk lebih serius dalam belajar. Ia mengajak siswa SMA dan SMK untuk menyadari bahwa hanya 15% dari populasi di Sulawesi Utara yang berpendidikan sarjana, dan hanya 25% dari yang lulus SMA. “Artinya, 60% tidak lulus SMP. Kalian harus bersyukur dan ingatkan teman-teman untuk sekolah minimal sampai SMA,” tambahnya.
“Ngoni sudah diberi berkat oleh Tuhan, di mana orang tua berusaha untuk menyekolahkan kalian. Karena itu, kalian harus menyelesaikan pendidikan. Apakah kalian siap?” tanyanya, dan dijawab serentak oleh siswa, “Siap!”
Wagub Kandouw juga mengingatkan siswa agar tidak terlibat dalam perjudian online, dan meminta para guru untuk melakukan pemeriksaan mendadak. Ia menegaskan, “Anak-anak di Minsel jangan memiliki tato. Sekali kalian memiliki tato, sekolah-sekolah seperti IPDN dan Akpol tidak akan menerima kalian,” katanya.
Acara ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih giat belajar dan menjaga integritas dalam pendidikan. (*)






