MANADO – Bakal calon Wali Kota Manado Sonya Silviana Kembuan (SSK) dan Wakil Wali Kota Syarifudin Saafa (SS), Senin, 14 September 2020 merupakan pasangan bakal calon pertama yang memasukan dokumen perbaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado.
Pasangan SSK-SS ini diterima oleh Ketua KPU Manado Jusuf Wowor didampingi komisioner Sunday Rompas, Sahrul Setiawan, Ismail Harun dan Abdul Gafur.
Diketahui, penerimaan dokumen pasangan SSK-SS memasukkan sejumlah dokumen. SSK memasukkan lima dokumen, demikian halnya dengan S2.
Meski demikian, SS ternyata belum menyerahkan surat pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Manado, dan tanda terima dari pejabat berwenang atas surat pengunduran diri atau pernyataan berhenti.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
SS juga belum memasukkan surat keterangan bahwa pengunduran diri sebagai legislator Manado sedang diproses oleh pejabat berwenang, dan keputusan pemberhentian sebagai anggota DPRD Manado.
Komisioner KPU Manado Ismail Harun mengatakan Syarifudin Saafa harus memasukkan surat pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Manado.
Selain itu, tambah Ismail, tanda terima dari pejabat berwenang atas surat pengunduran diri atau pernyataan berhenti, dan surat keterangan bahwa pengunduran diri sebagai legislator Manado sedang diproses oleh pejabat berwenang, paling lambat lima hari sejak penetapan calon.
“Keputusan pemberhentian sebagai anggota DPRD Manado paling lambat harus dimasukkan 30 hari sebelum pemungutan suara,” terangnya. (ilf)







