Morut – SMPN 2 Lembo Raya menggelar kegiatan Perkemahan Pramuka, dalam rangka pindah golongan dari siaga ke penggalang, mulai dari tanggal 29 – 31 Juli 2022.
Kegiatan tersebut, dibuka langsung Kepala SMPN 2 Lembo Raya, Krisman Lameanda SPd, di Halaman SMPN 2 Lembo Raya, Jum’at (29/07/2022).
Hadir dalam kegiatan itu, seluruh Dewan Guru dan Staf Tata Usaha SMPN 2 Lembo Raya, serta 100 siswa penggalang dan 52 siswa baru di SMPN 2 Lembo Raya, yang akan dilantik menjadi penggalang.
Kepala SMPN 2 Lembo Raya, Krisman Lameanda, menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya perkemahan pramuka tersebut, , tidak lain untuk membentuk sikap, mental, dan karakter siswa-siswi berdasarkan profil pelajar yang Pancasilais.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 PersenĀ
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
” Adapun materi yang kami sajikan dalam kegiatan kali ini, diantaranya penggalang pramuka, lomba yel-yel pramuka, lomba pentas seni, lomba keterampilan memasak, nilai-nilai Pancasila, hiking, bakti sosial, penanaman pohon dihalaman sekolah, dan api unggun, ” jelas Krisman Lameanda.
Sekaitan dengan kegiatan api unggun, Krisman Lameanda, mengatakan, kegiatan tersebut bukalah serenomial belaka, tetapi memiliki makna yang mendalam. Api yang menyala menandakan semangat yang membara, dan panasnya api unggun merupakan kekuatan cahaya yang menandakan persatuan dan kesatuan.
“Manfaat kegiatan api unggun dalam perkemahan, bisa memberikan kehangatan, dan mengusir/melindungi manusia dari serangan binatang buas. Api unggun juga berguna sebagai media pertemuan untuk bermusyawarah dan bergembira, yang tentunya didalamnya memiliki nilai-nilai, Pancasila, Pendidikan, religi, serta hubungan persaudaraan dan kebersamaan, ” tandas Kepala SMPN 2 Lembo Raya itu. (NAL)







