Sitaro-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dibawah kepemimpinan Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM bersama Wakil Bupati Hieronimus Makainas, SE., M.M, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Utara, dengan menerima penghargaan Paritrana Award Tahun 2024 dari BPJS Ketenagakerjaan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, Rian Umar, kepada Bupati Chyntia Ingrid Kalangit secara simbolis,bertempat di Ruang Media Center Kabupaten Sitaro pada Kamis (11/09/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Chyntia Kalangit menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, capaian ini bukan semata-mata prestasi pemerintah daerah, tetapi hasil kerja sama semua pihak dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah kepulauan.
Baca:Perkuat Sinergitas,Bupati Sitaro Terima Audiensi Asisten Pidana Militer Kejati Sulut
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa Sitaro peduli terhadap kesejahteraan pekerja. Kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga kerja, baik formal maupun informal, mendapatkan perlindungan yang layak,” ujar Bupati Chyntia.
Paritrana Award diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada pemda, pemerintah desa dan pelaku usaha yang telah mendukung implementasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek.
Dengan penghargaan Paritrana Award ini, Kabupaten Sitaro meneguhkan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah berharap, ke depan lebih banyak pekerja di Sitaro yang merasakan manfaat nyata dari program jaminan sosial ketenagakerjaan. (*)







