Morut-Polres Morowali Utara (Morut) menunjukkan komitmen nyata, dalam menjaga kelestarian lingkungan, lewat program pemerintah pusat, bertajuk ‘ Gerakan Indonesia Asri’, bersama personel gabungan jajaran TNI/Polri dan pemerintah Desa Bunta, menggelar aksi bersih-bersih massal dipusatkan di kawasan Pasar Tradisional Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan yang melibatkan sinergi TNI/Polri dan Pemerintah Desa Bunta, termasuk elemen masyarakat, saling bahu membahu membersihkan sisa sampah yang ada.
Kapolres Morut, AKBP Reza Khomeini SIK, diwakili Wakapolres, Kompol Anton Hasan Mohamad SH MM, memimpin langsung aksi bersih-bersih tersebut.
Hadir dalam kegiatan itu, Personel TNI dari Kompi Kipan B Batalyon 825 KP, Personel Brimob Kompi I Batalyon C, Para PJU serta Personel Polres Morut, Kades Bunta dan perangkat desa lainnya.
- Hadiri Pelantikan Pengurus Aslinmas Sulut, Wali Kota Weny Gaib Dorong Sinergi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
Dengan kesiapan perlengkapan dan alat-alat kebersihan, para peserta menyisir lokasi kawasan pasar tradisional Desa Bunta. Sampah plastik yang berserakan dipungut satu persatu, kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik sampah.
“Kegiatan ini merupakan sinergi penuh TNI/Polri serta masyarakat terhadap Gerakan Indonesia Asri. Hal ini juga sekaligus merupakan upaya bersama, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. ” ujar Wakapolres Anton.
Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memicu kesadaran warga, agar semakin peduli terhadap lingkungannya. Sehingga dengan demikian, maka wilayah akan terasa nyaman, bagi terwujudnya Morut yang sehat dan Asri.
“Kami berharap kegiatan seperti ini, tidak berhenti sampai disini. Tetapi terus berkesinambungan, ” jelas Kompol Anton.
Upaya ini juga diharapkan, bisa mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan, sebagaimana yang ditekankan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. (*)







