Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus melakukan berbagai inovasi untuk upaya percepatan penurunan stunting. Dalam menurunkan angka stunting pada kondisi gizi buruk balita, seluruh tim penyuluh Keluarga Berencana menyelenggarakan Penyuluhan Program KB sebagai Upaya Pencegahan di setiap desa/kelurahan, dikecamatan Remboken. Selasa (06/09/2022).
Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring M.Si menjelaskan sebanyak 1.467 keluarga di kecamatan Remboken pasangan berusia subur, dan perlu mendapat perhatian khusus. Bantuan seperti vitamin dan lain sebagainya untuk dapat disalurkan dengan baik karena salah satu program prioritas di dana desa adalah stunting.
“Diimbau kepada para hukum tua dan pemimpin agama untuk memberikan pengetahuan pemahaman tentang stunting kepada setiap calon keluarga baru agar mereka dapat mengerti”, Ujar Bupati ROR.
Sementar itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, Dra. Fenny Roring-Lumanauw, SIP menyampaikan tingginya angka stunting dikarenakan lalainya pemeriksaan para ibu hamil sejak dini.
- Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan ANRI, Penyelamatan Dan Pelestarian Arsip
- Rakor Kementerian ATR/BPN, KPK Dan Pemda Se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi Dan Peningkatan Ekonomi Daerah
- Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik Sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN : Harus Dikelola dengan Baik
“Penelitian menunjukkan salah satu faktor stunting adalah kondisi ibu semasa kehamilan. Oleh karena itu di pemberian makanan bergizi kepada anak-anak untuk mewujudkan dan menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. “Jelasnya.
Kegiatan dihadiri Forkopimda, Ketua TP PKK kabupaten Minahasa, Kadis BKKBN Minahasa, Camat, Hukum tua, serta masyarakat Kecamatan Remboken. (Ronny)






