Seorang Mahasiswa Tewas Ditikam Warga Banjer

Korban

Manado – Peristiwa berdarah kembali terjadi di Lorong Tuminting I, Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang. Lelaki Devo Jeremia Sukisman (20), warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, meregang nyawa setelah mendapat luka tikam yang dilakukan tersangka yakni AEPS alias Eka (21), warga Kelurahan Banjer, Lingkungan III, Kecamatan Tikala. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (29/4) sekitar 02.00 Wita.

Menurut keterangan saksi Livia Dela Waleleng (22), warga Desa Imandi, Kecamatan Dumoga Timur, menerangkan bahwa awalnya ia meminta tolong kepada korban datang ke tempat kosnya untuk membawa makanan dan obat maag.

“Sesampainya di dalam kamar saya, tiba-tiba datang dia (pelaku) dan menanyakan kepada saya kalau ada makanan berupa mie instan,” ujar Dela.

Lanjutnya, namun tidak lama kemudian tersangka keluar dari kamar saksi dan kembali dengan membawa sebilah pisau dapur. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menusuk korban dibagian pundak sebelah kiri.

“Saya sempat melerai, kemudian dia (korban) berlari menuju jalan raya untuk meminta pertolongan, saya juga mencari korban ke jalan raya dan mendapatinya sedang meminta bantuan,” tutur dia.

Beberapa saat kemudian datang tersangka dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menabrak saksi. Sehingga saksi terjatuh ke aspal dengan posisi tertelungkup.

Saksi juga melihat tersangka kembali menikam korban dibagian perut dan punggung. Setelah itu pelaku melarikan diri dan saksi bersama warga sekitar membantu korban menuju RSUP Kandou. Korban yang diketahui seorang mahasiswa ini dinyatakan meninggal oleh dokter sekitar 03.03 Wita.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

“Setelah melakukan aksinya tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Malalayang. Kami akan melakukan proses secara hukum yang berlaku,” pungkas mantan Kapolsek Sario itu. (Dwi)

Related posts