SITARO-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Pemerintah Daerah menggelar Lomba Tari Ampa Wayer yang berlangsung semarak di Lobi Kantor Bupati, Selasa (3/6/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sitaro, Chyntia Kalangit, didampingi suami tercinta Reinol Tumbio, Ketua TP-PKK Sitaro Lesly Makainas-Sasiwu, serta sejumlah pejabat utama Pemkab Sitaro..
Tari Ampa Wayer, sebagai salah satu tarian tradisional khas Sitaro, ditampilkan dengan penuh semangat oleh para peserta.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kekeluargaan dalam menyambut hari jadi daerah.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas daerah.
“Tari Ampa Wayer bukan sekadar gerakan, tetapi simbol kebersamaan dan kearifan lokal Sitaro. Melalui lomba ini, kita ingin generasi muda semakin mencintai budaya sendiri sekaligus memupuk kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Sitaro,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi antusiasme peserta dan panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik.
“Ini adalah bukti bahwa semangat kebudayaan kita tetap hidup dan terus berkembang. Mari jadikan momen HUT ke-18 ini sebagai pengingat untuk terus bergerak maju bersama, untuk Sitaro Masadada” tambahnya.
Lomba Tari Ampa Wayer merupakan salah satu dari serangkaian acara yang digelar dalam perayaan HUT ke-18 Sitaro.
Acara berlangsung meriah dengan dukungan penuh masyarakat dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba.
Dengan digelarnya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap dapat terus memupuk kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di tengah dinamika pembangunan daerah. (ighel)







