Jakarta,-Dalam mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di seluruh wilayah Indonesia, butuh skema yang inovatif dan kolaboratif dari berbagai pihak.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN RI, mengajak para Akademisi untuk berperan aktif dalam pemenuhan target 2.000 RDTR.
“Ini bagian dari bagaimana kita melakukan tata ruang dengan konsep pentahelix, melibatkan Universitas dalam proses pembangunan di seluruh Indonesia,”kata Suyus Windayana, saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD),pelibatan Perguruan Tinggi (PT) dalam Pencegahan Korupsi Dukungan Implementasi Kebijakan Satu Peta yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, baru-baru ini. (Humas ATR/BPN/NAL)
- Wujudkan Pertanahan Bebas Praktik Mal Administrasi, Zaldi Amir Hadiri Sosialisasi Tahapan Penilaian Opini Ombudsman RI
- Tomohon Raih Juara I Layanan Digital Adminduk Sulut, Wawali Sendy Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal
- Lantik 25 Pejabat Pemkot Manado, Walikota Andrei Angouw Ingatkan Fokus Layani Masyarakat dan Bekerja Maksimal






