Morut-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Ir Musda Guntur MM, membuka secara resmi rapat, terkait pembentukan Kampung Pancasila di wilayah Kabupaten Morut, diruang pola kantor Bupati Morut, Kamis (11/07/2024).
Kampung Pancasila di bentuk, bertujuan untuk mempromosikan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang ada di tingkat Desa.
Sekda Musda, mengatakan, ada sejumlah syarat yang menjadi dasar dibentuknya kampung Pancasila. Syarat tersebut yakni adanya pembinaan warga, Karang Taruna, ketahanan pangan, serta UMKM.
“Kampung Pancasila yang dibentuk, harus menggambarkan Pluralisme yang mencerminkan keaneka ragaman, baik suku, agama, dan kebudayaan yang ada di dalam masyarakat, ” ujarnya.
- Hadiri Upacara Bendera di Istana Negara, Ini Harapan Dan Doa Gidion Longkutoy Di HUT RI Ke 81
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
Rencananya, ada empat Desa yang akan menjadi kandidat pembentukan kampung Pancasila di Morut. Desa dimaksud, yaitu Desa Korololaki, Ungkea, Lembontonara, serta Dolupo Karya.
Sementara itu, Kasdim 1311/Morowali, Mayor Arm Nofry Poli, sangat berharap, kampung Pancasila yang ada di Morut nantinya, dapat berkompetisi di kancah Nasional, berkaitan dengan keberagaman yang ada didalamnya.
” Kita harus menampilkan kampung Pancasila ini di kancah Nasional. Ini harus bisa menjadi contoh bagi kampung lain yang ada”, harap Nofry sapaan akrabnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Morut, AKP I Wayan Sedana, sejumlah Pejabat TNI/Polri, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, para Camat dan Kepala Desa (Kades). (Diskominfo/NAL)






