Kolonodale – Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur, MM, menutup secara resmi kegiatan sosialisasi Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan pengawasan pengadaan barang dan jasa di Pemda Morut, Selasa (9/8/2022).
Sosialisasi yang dilaksanakan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemda Morut itu berlangsung selama dua hari. Pada hari terakhir, kegiatan ini diikuti pada kepala desa se Kabupaten Morowali Utara.
Kepada para peserta, Sekda menyampaikan apresiasi atas keseriusan mengikuti acara penting ini. Semoga semua materi yang disampaikan para narasumber dapat diterapkan dengan baik.
“Pengetahuan tentang P3DN dan pengawasan pengadaan barang dan jasa sangat penting. Semoga ini menjadi bekal untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada selama ini,” ujarnya.
- Wujudkan Pertanahan Bebas Praktik Mal Administrasi, Zaldi Amir Hadiri Sosialisasi Tahapan Penilaian Opini Ombudsman RI
- Tomohon Raih Juara I Layanan Digital Adminduk Sulut, Wawali Sendy Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal
- Lantik 25 Pejabat Pemkot Manado, Walikota Andrei Angouw Ingatkan Fokus Layani Masyarakat dan Bekerja Maksimal
Pada hari kedua, sosialisasi menghadirkan para kepala desa. Selain mendapatkan penjelasan dari Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemda Morut Muhammad Ridho Hamzah, para peserta juga mendengarkan materi dari sejumlah narasumber.
Para narasumber itu di antaranya Sekda Morut Ir. Musda Guntur, MM menyampaikan topik Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Morowali Utara.
Kemudian kebijakan pengadaan barang dan jasa di desa yang dibawakan oleh Kabid Penataan Kerjasama dan Penyelenggaraan Administrasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Charles Natanael Toha, S.Sos, M.Si.
Selanjutnya, pengelolaan BPJ di desa oleh Kasubag Pengelolaan Barang dan Jasa Mirhan Triandi Doe, pendampingan dan pengawasan pengadaan barang dan jasa di desa oleh Kacabjari Kolonodale Andreas Adjie, SH.
Materi lainnya adalah pengawasan pengadaan barang dan jasa di desa yang disampaikan Jemmy Tompira dari Inspektorat dan terakhir proses toko daring dengan pemateri Ketua Kadin Morut Arif Ibrahim.
Beberapa kepala desa yang ditemui menyatakan sangat bersyukur bisa mendapatkan pengetahuan mengenai pengadaan barang dan jasa di desa.
Selama ini banyak hal yang tidak diketahui terutama dalam pengawasan penggunaan dana APBDes. (*/John)








