oleh

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 78, Bupati Limi Canangkan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Bolmong-Menyambut kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI), Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar kegiatan jalan sehat dan pembagian 10 juta bendera merah putih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang bekerja dilingkub Pemkab Bolmong.

Kegiatan tersebut di hadiri  Penjabat Bupati Bolmong Ir. Limi Mokodompit MM, bersama Forkopimda, Asisten, Kepala OPD, Camat dan Sangadi serta ASN di lingkup Bolmong.

Dalam sambutannya, Bupati Limi berharap dengan gelarnya Jalan sehat dan pembagian bendera merah putih ini dapat menguatkan rasa nasionalisme, cinta tanah air kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita harus kembali merefleksi bagaimana perjuangan para pendahulu kita yang luar biasa pengorbanannya untuk bisa meraih kemerdekaan yang kita nikmati sampai saat ini. Dan tugas kita sebagai pengisi dari kemerdekaan ini untuk terus mengingat jasa-jasa tersebut dengan menguatkan nasionalisme,” tutur Bupati Limi Mokodompit,Jumat (04/08/2023).

Lebih lanjut kata Bupati, dimana kesemuanya itu adalah hal-hal positif yang kemudian berkenaan dengan momentum menyambut kemerdekaan Republik Indonesia, Sekaligus merajut kembali semangat persatuan dan kesatuan yang mulai usang terkikis oleh perubahan zaman. ujar Bupati Limi.

Dikatakan Bupati, tujuan kegiatan pembagian bendera merah putih ini juga adalah sebagai upaya membangkitkan rasa cinta kepada bangsa dan negara, menggugah rasa patriotisme, serta meningkatkan semangat nasionalisme masyarakat, maupun sebagai identitas, simbol alat pemersatu bangsa Indonesia.

“Kegiatan seperti ini tentunya memberikan dampak positif, di dalam menyongsong dan memperingati hari kemerdekaan republik indonesia sesuai edaran yang di keluarkan Kemendagri RI, terkait pembentangan 10 juta benderah merah putih di seluruh daerah.”tandas Penjabat Bupati Limi.

Bupati Limi juga mengimbau agar seluruh warga Bolaang Mongondow untuk senantiasa menjaga keharmonisan ditengah ancaman intoleransi, khususnya dalam menyukseskan pesta demokrasi pada 2024 mendatang. (*/Wdr)