SANGIHE-Diduga kendaraan milik Calon Bupati Sangihe, Rinny Tamuntuan yang memuat bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) beberapa waktu lalu yang dinilai melanggar aturan, maka pihak Bawaslu Sangihe melakukan pemanggilan dan pemeriksaan atas laporan dari Jansje A Budiman SH MM.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan secara intens terhadap beberapa saksi termasuk juga terlapor, Rinny Tamuntuan, atas laporan pelanggaran bernomor 003/PL/PB/Kab/25.15/X/2024 dengan fakta-fakta yang telah dilakukan klarifikasi, akhirnya terlapor tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran sesuai dengan pasal yang disangkakan.
“Iya jadi setelah dilakukan penyidikan terkait kasus yang dilaporkan Jansje A Budiman SH MM, maka kasusnya tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan. Hal itu karena berdasarkan fakta-fakta yang telah dilakukan klarifikasi terhadap pelapor, saksi-saksi, pihak terkait dan terlapor, ternyata tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran,” ujar Ketua Bawaslu Sangihe, Edmon BN Dolongseda yang dikonfirmasi, Sabtu (9/11/2024).
Surat rekomendasi telah ditandatangani pada 7 November 2024 oleh Ketua Bawaslu Sangihe, Edmon BN Dolongseda, penyidik IPTU Royke Mantiri dan jaksa Syaiful Arif.
- Plt. Bupati Heronimus Makainas dan Wartawan, Perkuat Sinergi Membangun Daerah
- Wagub Victor Mailangkay Hadiri Penandatanganan PKS Percepatan Penyelesaian Status Kewarganegaraan Undocumented Person di Bitung
- Lantik 318 Pejabat Fungsional, Gubernur Yulius Ingatkan Rawat Kebersamaan dan Tinggalkan Ego Sektoral
Dengan demikian dugaan kasus tersebut tidak terbukti. “Kami berharap dengan keluarnya surat rekomendasi Bawaslu Sangihe tersebut menjadi pegangan bagi kami agar tidak ada lagi pihak-pihak yang mempersoalkan masalah tersebut, termasuk di media sosial. Semua sudah tuntas dan tidak terbukti ada pelanggaran. Jika ada yang mempersoalkan lagi kami akan tempuh jalur hukum,” terang Sekretaris Tim Pemenangan TAMANG, Gunfanus Takalawangeng. (*)








