Sei Rampah – lUpaya pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 sekaligus mendukung Gerakan Belanja Bersama Kebutuhan Dapur dan Harian di Pasar Rakyat (Grebek Dahsyat), para ASN dan Tenaga Kontrak di jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melakukan kegiatan berbelanja bersama kebutuhan masing-masing di Pasar Rakyat Sei Rampah, Minggu (26/6/2022).
Selain kegiatan berbelanja, di Pasar Rakyat Sei Rampah juga digelar Pentas Seni lomba bernyanyi dangdut dan pop yang pesertanya mulai dari anak-anak hingga dewasa. Dari kalangan pembeli maupun pedagang yang memiliki bakat dan kemampuan dalam hal bernyanyi juga bisa ikut dalam ajang tersebut.
Antusias masyarakat Sergai dalam mengikuti pentas Seni juga di selingi dengan game berbelanja Kaget. Tentunya berhadiah menarik dan manambah seru serta ramai pengunjung di Pasar Rakyat Sei Rampah.
Dari riuhnya pembeli maupun pedagang dan peserta lomba, tampak hadir Bupati Sergai H. Darma Wijaya ikut dalam kegiatan. Ia juga berkesempatan menyawer peserta penyanyi cilik di pentas seni sekaligus memberikan piala bagi pemenang lomba.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
” Seluruh peserta suaranya bagus-bagus. Semoga bisa menjuarai dikompetisi lainnya. Pentas seni yang digelar di tengah-tengah Pasar Rakyat seperti ini membawa beberapa manfaat. Selain mampu menghibur para pedagang dan pembeli juga bisa menjaring bibit-bibit penyanyi berbakat seperti ini,” ujarnya.
Usai menghadiri kegiatan pentas seni, bersama Sekda Faisal Hasrimy, Bang Wiwiek sapaan akrabnya menuju lokasi pedangang yang menjual pakaian bekas (monza).
Melihat banyaknya koleksi baju bekas yang bagus-bagus, tanpa ragu, Bupati lantas memilih salah satu baju kemeja lengan panjang berwarna biru dan langsung di pakai dan dengan ukuran yang sangat pas di badannya.
Sembari mencoba baju, Bupati bertanya soal harga kepada pedagang, dan ternyata harganya sangat murah.
” Berapa harganya bang? tanya Bang Wiwiek, lantas pedagang menjawab ” 20 ribu aja pak”. Wah bajunya bagus dan harganya murah lagi,” kata Bupati sembari tersenyum dan langsung membayar.
Terkait dengan melambungnya beberapa bahan pokok akhir-akhir ini, Bupati berharap dalam waktu dekat, semua harga kebutuhan akan kembali stabil dan perekonomian masyarakat kembali meningkat. (*/Tumbur)







