Morut-PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan sistem kelistrikan di Kabupaten Morut, siap beroperasi pada 28 Maret 2025 nantinya.
Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan kehandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri di bumi tepo asa aroa tercinta.
Manager PLN UIP Sulteng, Qadri, menegaskan, bahwa proyek ini telah mencapai tahap akhir, dan di 28 Maret 2025 nantinya, sudah siap dioperasikan sesuai jadwal yang ada.
“Kami meminta maaf kepada seeluruh masyarakat atas keterlambatan yang terjadi dalam pembangunan SUTT, karena mengalami berbagai macam kendala,seperti,medan pembangunan tower serta cuaca yang agak ekstrim,” ujarnya.
- Kodim 1311/Morowali Raih Juara I Lomba Karya Jurnalistik, TMMD Ke-129 TA 2026 Kategori Dansatagas Terbaik
- Matangkan Persiapan Paripurna Dalam Rangka HUT Provinsi Ke-62, Setwan Niklas Silangen Gelar Rapat Internal Bersama Panpel
- Gubernur Yulius Selvanus Berulang Tahun, Sekwan Niklas Silangen Sampaikan Ucapan Selamat
SUTT 150 kV ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung program hilirisasi industri yang dicanangkan Pemerintah. Infrastruktur ini akan mendukung kebutuhan listrik di kawasan industri smelter yang berkembang pesat di Morut serta memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Morut menyambut baik langkah PLN tersebut.
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menyampaikan, apresiasinya terhadap upaya PLN dalam meningkatkan infrastruktur ketenaga listrikan di daerahnya,
” Sembari menunggu SUTT di operasikan, pasokan listrik juga bisa tetap dijaga, mengingat masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, agar tidak terganggu dengan terjadinya pemadaman yang berulang-ulang kerap sekali terjadi,” ungkap Bupati Delis.
PLN menegaskan komitmennya, untuk terus berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulteng. Dengan semakin stabilnya pasokan listrik nantinya, diharapkan sektor industri dan rumah tangga dapat menikmati layanan listrik yang lebih handal dan berkelanjutan. (*/NAL)







