Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

PT GNI Terima Penghargaan PNBP Dari Kemenaker RI

oleh -282 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Jakarta-PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mengukir prestasi. Perusahaan yang bergerak di bidang industri smelter nickel tersebut menerima penghargaan sebagai Perusahaan yang telah menerima pelayanan pengujian lingkungan kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI dalam kategori nominal terbesar.

PNBP tersebut, antara lain diperoleh atas kinerja PT GNI yang telah melakukan serangkaian pengujian lingkungan kerja dengan berbagai indikator dan parameter, seperti halnya Faktor Fisika, Faktor Kimia, Kualitas Udara Dalam Ruang (KUDR), Observasi Ergonomi, dan Psikologi Kerja di banyak titik. Pengujian ini dilakukan oleh Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jakarta.

Head of Corporate Communication PT GNI, Mellysa Tanoyo, mengucapkan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan Kemenaker RI dan menyambut gembira terhadap capaian yang diraih PT GNI tersebut. Pihaknya juga menilai penghargaan ini merupakan kerja keras dari kinerja dari berbagai pihak.

” Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Kemenaker yang telah mengapresiasi kinerja PT GNI. Penghargaan ini merupakan hasil dari kinerja positif berbagai pihak termasuk seluruh karyawan dan juga manajemen, sehingga yang telah diraih oleh Perusahaan ini harus kita pertahankan dan jaga bersama,” ujar Mellysa, Jumat (22/03/2024).

Penerimaan penghargaan itu diberikan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Balai Besar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenaker RI kepada Head of Corporate Communication PT GNI, Mellysa Tanoyo di Hotel Mercure Jakarta Selasa (21/03/2024).

Mellysa, menambahkan, pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen PT GNI dalam mendorong akselerasi hilirisasi serta mendukung target Pemerintah demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai implementasi khususnya dalam K3.

” PT GNI terus berupaya menjaga kepercayaan seluruh pihak dengan sejumlah langkah konkrit untuk meningkatkan kinerja Perusahaan. Penghargaan ini menjadi penyemangat dan memperkuat peran kami untuk terus menunjukkan kinerja positif dan maksimal dalam memajukan sektor hilirisasi nickel di Indonesia, ” kata Mellysa. (*/NAL)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1