Manado-Usai kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis-Jumat (22-23/02-2024), Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) dipastikan kembali ke ibukota Jakarta pada Jumat petang ini.
Menariknya, sesuai informasi yang didapat media ini dari sumber terpercaya, Presiden Jokowi mendadak mengajak Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE baik pesawat air force one Indonesia menuju Jakarta.
Terpantau dari video viral yang beredar, tampak Gubernur Olly Dondokambey kebingungan saat Presiden Jokowi mengajaknya naik pesawat kepresidenan menuju ke Jakarta dari Bandara Sam Ratulangi Manado.
Padahal saat itu sejumlah pejabat dan politisi di Sulut juga ikut berada di Bandara Sam Ramlangi Manado, namun tetap tidak diajak Presiden Jokowi ke Jakarta.
- Plt. Bupati Heronimus Makainas dan Wartawan, Perkuat Sinergi Membangun Daerah
- Wagub Victor Mailangkay Hadiri Penandatanganan PKS Percepatan Penyelesaian Status Kewarganegaraan Undocumented Person di Bitung
- Lantik 318 Pejabat Fungsional, Gubernur Yulius Ingatkan Rawat Kebersamaan dan Tinggalkan Ego Sektoral
Tentunya ini menimbulkan ada apa, atau apa yang dibicarakan Presiden Jokowi dan Gubernur Olly selama perjalanan menuju Jakarta selama sekitar 3 jam ke jakarta?
Pengamat Politik Sulut Taufiq Tumbelaka mengatakan tentunya ini untuk masa-masa sekarang di mana dinamika politik pasca Pemilu menggeliat tentunya ajakan (dadakan ?) itu penuh makna.
Hal ini tidak terlepas dari posisi Olly Dondokambey adalah salah satu pemegang jabatan strategis dalam PDI-Perjuangan (Bendahara Umum DPP PDI-Perjuangan).
Lanjutnya, selain itu OD dikenal sebagai “Orang dekat” dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Prof DR (Hc) Megawati Soekarnoputri.
“Jadi bisa saja nantinya ada terjadi komunikasi politik walaupun sifatnya informal melalui OD,” terangnya.
“Dalam politik upaya terus membuka komunikasi politik merupakan upaya untuk menjajakan kearah kompromi politik dan hal itu sesuatu yang lumrah alias “sah-sah saja,” pungkasnya.(*)






