Manado-Usai kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis-Jumat (22-23/02-2024), Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) dipastikan kembali ke ibukota Jakarta pada Jumat petang ini.
Menariknya, sesuai informasi yang didapat media ini dari sumber terpercaya, Presiden Jokowi mendadak mengajak Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Prof DR (Hc) Olly Dondokambey SE baik pesawat air force one Indonesia menuju Jakarta.
Terpantau dari video viral yang beredar, tampak Gubernur Olly Dondokambey kebingungan saat Presiden Jokowi mengajaknya naik pesawat kepresidenan menuju ke Jakarta dari Bandara Sam Ratulangi Manado.
Padahal saat itu sejumlah pejabat dan politisi di Sulut juga ikut berada di Bandara Sam Ramlangi Manado, namun tetap tidak diajak Presiden Jokowi ke Jakarta.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Tentunya ini menimbulkan ada apa, atau apa yang dibicarakan Presiden Jokowi dan Gubernur Olly selama perjalanan menuju Jakarta selama sekitar 3 jam ke jakarta?
Pengamat Politik Sulut Taufiq Tumbelaka mengatakan tentunya ini untuk masa-masa sekarang di mana dinamika politik pasca Pemilu menggeliat tentunya ajakan (dadakan ?) itu penuh makna.
Hal ini tidak terlepas dari posisi Olly Dondokambey adalah salah satu pemegang jabatan strategis dalam PDI-Perjuangan (Bendahara Umum DPP PDI-Perjuangan).
Lanjutnya, selain itu OD dikenal sebagai “Orang dekat” dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Prof DR (Hc) Megawati Soekarnoputri.
“Jadi bisa saja nantinya ada terjadi komunikasi politik walaupun sifatnya informal melalui OD,” terangnya.
“Dalam politik upaya terus membuka komunikasi politik merupakan upaya untuk menjajakan kearah kompromi politik dan hal itu sesuatu yang lumrah alias “sah-sah saja,” pungkasnya.(*)







