Gorontalo – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo akan menyalurkan kurang lebih 1200 ton beras kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, Sabtu (17/7/2021).
Bantuan tersebut merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang disalurkan melalui Polda.
“Kita akan menyalurkan bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial dan sore ini akan kita distribusikan ke masyarakat yang berhak menerima,” kata Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Akhmad Wiyagus pada apel pelepasan bantuan sosial tunai dari Kemensos di lapangan Mapolda Gorontalo.
Kapolda mengatakan penyaluran bansos merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat di masa pandemi ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang terdampak secara langsung maupun secara tidak langsung.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
“Penyaluran juga tidak terlepas dari peran bulog sehingga distribusi ini bisa berjalan dengan secepatnya dan bisa diterima oleh masyarakat yang terdampak akibat pemberlakuan PPKM Mikro di Provinsi Gorontalo,” tambah Kapolda.
1.200 ton beras ini akan disalurkan kepada 120.759 KPM yang terdampak PPKM Mikro di Provinsi Gorontalo. Setiap KPM akan menerima sebanyak 10 kg beras.
Turut hadir pada apel pelepasan bantuan sosial, Gubernur Gorontalo yang diwakili Sekretaris Daerah Darda Daraba, Kepala Bulog Sub Divre Gorontalo Munafri Syamsudin, perwakilan BPBD serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo. (***)





