Morut– Sebanyak 97 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara (Morut), mengikuti pelatihan dasar (Latsar) CPNS angkatan 86, 87 dan 88.
Latsar yang dilakukan secara virtual (online) tersebut dibuka oleh Bupati Morut DR.dr Delis Julkarson Hehi,MARS di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Kamis (9/9/2021).
Bupati Delis mengharapkan agar Pegawai Negeri sipil yang ada di lingkup Pemda Morut memiliki kompetensi yang mumpuni, memiliki loyalitas, mempunyai jiwa bela Begara, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, PNS itu harus jadi pemersatu. Jangan sampai ada PNS yang menjadi Provokator Negara.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
“Saya tegaskan kalau ada PNS yang jadi pemecah persatuan bahkan berperilaku seperti provokator, maka sesungguhnya ia tidak pantas menyandang status sebagai pegawai negeri sipil,” tegasnya.
Bupati Delis juga mengharapkan agar para CPNS yang mengikuti Latsar ini benar benar memahami dirinya bahwa PNS itu harus menjadi pelayan publik, bekerja untuk melayani masyarakat.
“Oleh karena itu, mentalitas pelayan harus dimiliki oleh segenap CPNS peserta diklat ini, memiliki integritas profesional, tanggung jawab dan semangat pengabdian terhadap Bangsa dan Negara.” Ucap Bupati Delis.
Para CPNS ini diminta untuk benar-benar memahami fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Bupati memberi contoh, dulu sering terdengar ucapan bahwa ketika berurusan dengan birokrasi Pemerintahan, kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah.
“Mentalitas seperti itu harus diubah. Kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit,” ujarnya.
Pelatihan dasar CPNS dilakukan secara virtual karena kondisi Covid-19 yang terjadi saat ini. Pelaksananya adalah Badan Kepegawaian Daerah dan SDM Morut.
Pesertanya berjumlah 97 orang terdiri dari golongan III 80 orang dan golongan II sebanyak 17 orang. (Enos Tampali)








