Tahuna – Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan menghadiri acara pembukaan High Level Meeting (HLM) TPID Bank Indonesia (BI) yang dirangkaikan dengan High Level Meeting Tim Percepatan Dan Perluasan Digitalisasi Daerah ( TP2DD ) Rabu, (8/3/23).
Bertempat di Ruang Tondano Lt 3 Kantor BI Perwakilan Sulawesi Utara Pj Bupati Sangihe didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. Gregorius Londo, ST, ME, Kadis Pertanian G.Pella, Kadis Kelauatan dan Perikanan Ronal Izaak, S.STP, Kaban Keuangan Jansje Budiman,SH, ME, Kadis Koperasi dan UMKM Ir. Sonny Kapal, Kadis Kominfo Drs.Z Harikatang, Kepala BPS Sangihe Reymon Kondoaty, SE ME.
Pj Bupati Sangihe saat memberi sambutan, menyampaikan apresiasi yang tinggi karena disamping sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah, dalam hal ini TPID dan peran serta Bank Indonesia khususnya Perwakilan Sulawesi Utara dengan terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam pengendalian inflasi daerah.
“Karena itu diharapkan melalui High Level Meeting ini akan semakin terwujud kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan BI perwakilan Sulawesi Utara ” pungkas Tamuntuan.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
Saat memberikan arahan Kepala BI Perwakilan Sulawesi Utara Andry Prasmuko, SE Ak, M.Ec, mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri masih perlu untuk lebih aktif memanfaatkan digitalisasi guna mempermudah berbagai pelayanan dan untuk penguatan ekonomi melalui berbagai inovasi digital.
“Untuk itu diharapkan hal ini juga dapat dibahas dalam High Level Meeting, serta saat ini untuk mendapatkan masukan – masukan dari Bank Indonesia dan dapat menghasilkan kesepakatan bersama guna memperluas jangkauan digitalisasi di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ” jelas Prasmuko.
Kepala BI perwakilan Sulut pada acara tersebut juga menyerahkan Token of Appreciation (TOA) uang rupiah tahun emisi 2022, serta penyerahan secara simbolis bibit barito guna pengendalian inflasi.
Selain Kepala BI perwakilan Sulawesi Utara acara tersebut juga dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Fernando Butarbutar, Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi overview dan digitalisasi oleh Bank Indonesia serta diskusi dengan Pemerintah Daerah. (Yoss)








