Manado – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, terus memantau pelaksanaan Pos Kontrol Kesehatan di beberapa titik pintu masuk kota Manado, salah satunya dititik pintu masuk Winangun.

Hal ini dilakukan guna menyiapkan pelaksanaan normal baru untuk memutuskan mata rantai percepatan penanganan covid-19 di ibukota provinsi sulawesi utara ini.

- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
“Ini masih dalam tahapan ujicoba dan sosialisasi bagi para pengendara dan orang yang masuk di Manado, dimana ada tiga syarat yang harus dilalui pertama, wajib setiap orang yang masuk diukur suhu tubuhnya menggunakan thermogun, wajib pakai masker untuk kendaraan batas penumpang 50% dari kapasitas yang tersedia didalam kendaraan,” ucap Walikota GSVL, Senin, (01/06/2020).

Selain itu, Walikota GSVL juga menegaskan apabila dalam pengukuran suhu tubuh ada ditemukan orang dengan panas diatas 38 °C, maka akan ditindaklanjuti dengan memeriksa identitas yang bersangkutan apabila warga Manado akan diarahkan periksa lebih lanjut di fasilitas kesehatan baik puskemas dan rumah sakit terdekat, kalaupun orang dari luar Manado maka akan dikembalikan ke daerah asal orang tersebut.

Kesempatan tersebut juga, Walikota GSVL menyerahkan bantuan hand sanitizer dari produk lokal di produksi oleh laboratorium kimia fakultas matematika dan IPA, hasil kerja sama UNIMA dan Pemkot Manado. (*/JM)







