Sulut – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menerima audiensi Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan di Ruang Kerjanya, Rabu (27/7/2022).
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan perkenalan Kabinda Sulut yang baru sekaligus untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi antar instansi di jajaran Forkopimda dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
Disamping itu, audiensi ini juga untuk memperkuat kerjasama dan kewaspadaan serta sharing informasi tentang isu-isu aktual di Bumi Nyiur Melambai.
Diketahui, meskipun masyarakat di provinsi berpenduduk lebih dari 2,4 juta jiwa lebih itu majemuk tetapi mampu membangun kehidupan yang rukun dan damai.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Hal ini juga sebelumnya dinyatakan beberapa waktu lalu oleh Setara Institute dan dan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang menetapkan Manado sebagai kota paling toleran se-Indonesia.
Selanjutnya Wagub Kandouw juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan sekaligus menyampaikan pesan Gubernur Olly Dondokambey yang mengapresiasi jalinan kerjasama Pemprov Sulut dengan Binda Sulut.
“Kerjasama yang erat ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Wagub Kandouw.
Turut hadir dalam audiensi, Pjb Sekdaprov Sulut Praseno Hadi dan jajaran Binda Sulut. (*/J.Mo)






