Manado– Setiap 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Upacara ini dilaksanakan agar rakyat Indonesia tetap mengingat dasar ideologi bangsa dan mengamalkan maknanya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Ronald Lumbuun bersama jajarannya mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual dari lapangan Kanwil. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir untuk memimpin upacara yang dipusatkan di Lapangan Selatan Monas, Jakarta Pusat.
Presiden Jokowi hadir mengenakan pakaian adat Deli Serdang. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ideologi apancasila mengajarkan sikap toleran, keberanian dan menghargai perbedaan telah membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa toleransi, persatuan dan gotong royong adalah kunci pembangunan bangsa yang kokoh dan menciptakan dunia yang damai dan sejahtera. “Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk bergerak bersama menolak ekstrimisme, menolak politisasi identitas dan agama serta menolak segala bentuk provokasi,” ujarnya.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Di Kanwil Kemenkumham Sulut, upacara secara langsung digelar di halaman kanwil dan Kakanwil Ronald Lumbuun bertindak sebagai inspektur, sementara Kepala Bidang Yantah Keshab Lola BB Kam Yusran Sa’ad bertindak sebagai komandan upacara. Dan di hadiri Seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Sulut dengan mengenakan pakaian adat nasional.
“Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global” menjadi tema Hari Lahir Pancasila 2023. Tema ini mengandung arti bahwa momentum peringatan hari raya Pancasila menjadi pemantik bagi bangsa Indonesia untuk bahu-membahu mewujudkan peradaban masyarakat Indonesia yang lebih maju dan menjadi pusat pertumbuhan dunia. (*/Mal)






