Sulut-Dalam rangka menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 yang diperingati setiap tanggal 29 Juni, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan Pelayanan KB Serentak yang dilaksanakan di Puskesmas Ongkaw, pada Senin (16/06/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, MAP, yang disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Ongkaw, dr. Vianny D. Ch. Maramis, beserta jajaran tenaga kesehatan.
Para petugas kesehatan telah siap melayani masyarakat dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
Pelayanan KB Serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan Keluarga Berencana yang berkualitas, merata, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil. Kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang optimal.
“Melalui momentum Harganas, kita ingin mengingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Perencanaan keluarga yang baik akan berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujar dr. Jeanny Winokan dalam sambutannya.
Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen bersejarah kembalinya para pejuang ke pelukan keluarga pasca-perang pada tahun 1949, yang juga bertepatan dengan dimulainya gerakan Keluarga Berencana Nasional.
“Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, serta sebagai penguat ketahanan nasional. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.”Pungkas dr. Jeanny Winokan. (*/J.Mo)







