Manado–PLN Grup Sulawesi melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (11/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi sekaligus mempercepat penyelesaian administrasi pertanahan guna mendukung keandalan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Utara.
Rombongan PLN diterima langsung Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Utara, John Wiclif Aufa, bersama jajaran pimpinan di kantor wilayah BPN Sulut. Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi terkait sertifikasi aset tanah, proses administrasi pertanahan, hingga dukungan terhadap proyek-proyek strategis kelistrikan yang tengah dan akan dilaksanakan PLN di daerah ini.
Hadir dalam pertemuan tersebut General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado, serta jajaran manajemen PLN lainnya.
Dalam pembahasan, PLN menegaskan pentingnya dukungan BPN dalam memastikan legalitas aset tanah, baik untuk pembangunan gardu induk, jaringan transmisi, maupun infrastruktur pendukung kelistrikan lainnya.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Legalitas aset dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Sulawesi Utara.
Sementara itu, pihak BPN Kanwil Sulawesi Utara menyambut positif kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan layanan pertanahan, khususnya bagi proyek-proyek strategis nasional termasuk sektor ketenagalistrikan.
Melalui koordinasi yang intensif dan kolaborasi yang solid antara PLN dan BPN, diharapkan seluruh proses administrasi pertanahan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, demi terwujudnya pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
(*/Red)








