Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey
Sulut – Di tengah Pandemi Covid-19, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meninjau kesiapan rumah singgah di Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Jalan Teterusan Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (13/4/2020).
Gubernur Olly mengatakan tempat ini siap dipakai, tetapi tidak benar-benar ‘digunakan’ sebagai tempat isolasi alternatif bagi masyarakat yang berstatus orang dalam pengawasan (ODP).
Gubernur Olly Dondokambey saat meninjau Rumah Singgah di Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Jalan Teterusan Mapanget
Gubernur Olly optimis dengan dukungan dan doa dari masyarakat Sulut, penyebaran virus corona dapat dihentikan sehingga semua warga dapat beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi covid-19.
“Pusat krisis kesehatan yang kita persiapkan sebagai rumah singgah saudara-saudara kita yang datang dari luar daerah yang setelah kita evaluasi perlu mendapat pemeriksaan awal. Mudah-mudahan kamar yang sudah disiapkan ini tidak sempat digunakan. Karenanya kita doakan supaya virus corona ini tidak menyebar,” ujar Gubernur Olly usai melakukan peninjauan rumah singgah.
Gubernur Olly bersama Sekdaprov Edwin Silangen memastikan kesiapan rumah singgah
Diketahui, kedatangan orang nomor satu di Sulut ke rumah singgah untuk memastikan kelayakan dan kesiapan rumah singgah sebagai tempat isolasi.
Rumah singgah di kantor penanggulangan krisis kesehatan yang memiliki 30 kamar ini telah memenuhi protokol kesehatan penanganan covid-19 dan telah dilengkapi tempat tidur dan fasilitas lainnya baik halaman, kamar mandi, dapur, hingga gudang.
Selain rumah singgah di Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pemprov Sulut juga menyiapkan rumah singgah lainnya yang siap digunakan, diantaranya Kantor Diklat Maumbi memiliki kapasitas 100 kamar, Kantor Bapelkes (270), Asrama Haji Tuminting (300) dan LPMP Sulut (40).
Gubernur Olly didampingi Forkopimda saat vicon dengan para Bupati/Walikota
Selain itu, dalam mengantisipasi penyebaran virus corona COVID-19, Pemerintah RI telah menyusun protokol yang akan dijalankan sejumlah kementerian sesuai bidangnya masing-masing, salah satunya adalah protokol kesehatan. Protokol penanganan virus Corona baru selesai disusun pemerintah setelah dua hari pengumuman kasus pertama Corona di Indonesia atau dua bulan usai kasus pertama COVID-19 di Cina.
Sementara itu di Provinsi Sulawesi Utara terkait penanganan Virus yang mematikan ini, Gubernur Olly Dondokambey selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan covid-19 menegaskan Pemerintah Provinsi Sulut selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait hal ini. Gubernur juga menegaskan Pemerintah akan selalu ada dan bersama-sama dengan masyarakat.
Jajaran Forkopimda Sulut Bersatu Lawan Covid-19
Gubernur Olly Dondokambey juga meminta segenap stakeholder, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat untuk bersatu hati berdoa, memohon dan meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Ésa untuk menjaga dan melindungi warga Sulut dan Indonesia terhindar dari pandemi virus corona.
“Mari kita segenap masyarakat Sulut dimanapun berada, kita bersatu hati berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi dan meluputkan kita dari wabah virus corona yang sedang melanda dunia. Kita yakin dengan iman percaya, doa kita menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan ditengah-tengah situasi dan kondisi saat ini,” ujar Gubernur Olly Dondokambey yang didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw. (ADVETORIAL)











