Bolsel,-Kasus Peti Rata Ulang Bolsel terus bergulir bagai bola panas. Tambang peti Rata Ulang Bolsel penetapan tersangka sampai hari ini belum ada, penyelidikan terus dipacu pihak Polsek Pinolosian.
Kejadian yang menewaskan salah satu penambang menurut Koordinator Gerakan Masyarakat Peduli Korupsi (GMPK) Robi Maneri tinggal tergantung penyidik, apakah fokus pada kasus kematian atau mengacu ke UU Minerba dan UU Kehutanan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bolsel IPTU Deddy Matahari,SH kepada media mengatakan bahwa pihak pelaku pernah mengajukan Restorative Justice (RJ) kepada pihak kepolisian, tapi di tolak pengajuan itu karena tidak memenuhi unsur maka pengajuan itu tidak diterima.
“Karena perayaratan Restorative justice harus terpenuhi unsurnya kalau tidak terpenuhi maka tidak bisa diterima”Ucap Matahari. Sabtu (03/08/2024).
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Lanjut Matahari,kalaupun pengajuan Restorativ Justic terpenuhi unsurnya, maka tidak serta merta diterima. “Harus di gelar dulu apalagi kasus itu jadi perhatian publik supaya ada kepastian hukum apalagi ini meyangkut hilangnya nyawa seseorang”Pungkas Matahari. (Midi)








