“Kasus stunting di Sulawesi Utara perlu menjadi perhatian serius. Meski faktanya menurun tapi tetap masih ada. Ini harus ada upaya yang akan dilaksanakan,” kata Wagub Kandouw saat diwawancarai awak media di Lobi Kantor Gubernur, Jumat (24/03/2023).
Wagub Kandouw yang juga selaku Ketua Satgas Stunting Sulut mengingatkan, soal komitmen dan koordinasi dalam penanganan masalah stunting.
“Tugas berat diingatkan komitmen kepala daerah. Ini penting karena komitmen mengingatkan kita tentang krusialnya kegiatan ini,” kata Wagub Kandouw.
Iapun menegaskan komitmen Presiden RI Joko Widodo harus ditransformasikan.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Lanjut Wagub Kandouw bahwa dalam waktu dekat Pemprov Sulut bersama BKKBN akan melaksanakan kegiatan yang dipusatkan di Bolaang Mongondouw Timur (Boltim).
Ditempat yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir Diano Dino Tandaju mengatakan, BKKBN dan Pemprov berkolaborasi untuk menekan stunting.





