Tomohon-Saat ini dunia kesehatan secara global diperhadapkan dengan tantangan diantaranya penyakit menular.
Sementara penyakit tidak menular yang diakibatkan oleh life style (gaya hidup) yang berubah dari masa ke masa sehingga penyakit metabolic syndrom (Kanker, Jantung, Diabetes) semakin banyak prevalensinya dan agak sulit untuk diatasi.
Ada lagi penyakit-penyakit infeksi new emerging atau penyakit-pennyakit baru seperti yang baru kita lewati pandemi Covid 19.Ini semua menyadarkan kita bahwa pola hidup sehat itu amat penting.
Sehingga Kementrian Kesehatan Indonesia mendorong melaksanakan sebuah gerakan masyarakat sehat atau Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).
Germas kata dr. Lumopa, “Adalah sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat untuk menjalankan pola hidup yang sehat yakni mengonsumsi makanan yang sehat, aktifitas phisik secara terus menerus, melakukan cek kesehatan secara mandiri dan menghindari alkohol dan menghindari asap rokok,” kata Kadis Kesehatan Tomohon dr. John Lumopa saat memberikan sambutan pada Fun Run and Walk-Healty Food and Drinks- Healty Life Style yang digelar oleh Yayasan Good Shepperd Christian Schooll (GSCS) di Taman Wariki Kolongan, Senin (8/4/24) pagi.
“Sehingga Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Kesehatan memberikan apresiasi dan mensuport penuh gerakan mandiri oleh masyarakat seperti yang dilakukan yayasan ini,” Ujarnya.
Harapannya kata Kadis dr. Lumopa,“Masalah-masalah kesehatan, bisa diatasi dengan baik dan dengan sendirinya menjalankan pola hidup yang sehat sedini mungkin, kedepan akan menjadi generasi yang semakin kuat dan sehat secara phisik dan mental,” tandas Kadis dr. Lumopa.
Sementara Ketua Yayasan Good Shepperd Christian Schooll Joice Pajow, mengatakan kalau tujuan dari yayasannya adalah menjadi berkat bagi banyak orang untuk hidup sehat.
“Kami ingin yayasan ini menjadi berkat bagi masyarakat Tomohon dan sekitarnya, sehingga mulai dari anak kecil boleh sehat baik phisik maupun mental,” sebut Ketua Yayasan Joice Pajow yang juga sebagai educator.
Perempuan yang survivor kanker ini men-share pengalamannya saat divonis terkena penyakit kanker di tahun 2017 lalu.
“Namun boleh sembuh dalam sebulan karena Tuhan yang menyembuhkan dan mengonsumsi makanan- makanan sehat bagi tubuh kita sebagai Bait Allah,”ungkap perempuan yang besar di Paslaten Tomohon sebelum lama tinggal di negara Uncle Sam Amerika Serikat.
Acara yang dikemas di Taman Wariki Kolongan dengan suasa alam yang asri ditambah dengan bangunan konstruksi sabuah ini, menghadirkan Musisi sekaligus Servant of God Alvalino Kasenda.
Juga dihadiri kelompok Jalan Jalan Pagi (JJP) Paslaten, para tenaga pengajar yang volunteer serta peserta yang sebagian besar kaum milenial yang datang dari berbagai kelurahan yang ada di Kota Tomohon ssrta ibu- ibu dan beberapa anak di bawah lima tahun.
Sebelum mengakhiri kegiatan, seluruh peserta disajikan minuman juice pokcai non pestisida. (*/Bert)













