Tebing Tinggi-Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melalui Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-76 tahun 2024, Kamis (19/12/2024) di lapangan Merdeka, Jln. Dr. Sutomo. Hari Bela Negara ke-76 tahun 2024 ini mengambil tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”.
Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebing Tinggi Dr. Moettaqien Hasrimi, S.STP., M.Si. yang dalam kesempatan ini diwakilkan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem dan Kesra) Drs. Bambang Sudaropno, bertindak selaku Inspektur Upacara.
Membacakan sambutan tertulis Presiden RI Prabowo Subianto, Aspem dan Kesra mengatakan, dalam konteks bela negara, terdapat lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara.
Lanjut, disampaikan Drs. Bambang Sudaryono, bahwa Indonesia saat ini berada dalam lingkungan strategis dan geopolitik yang menunjukan dinamika keamanan global, ketegangan antar negara, pergeseran aliansi, dan meningkatnya persaingan untuk menguasai sumber daya strategis sehingga menimbulkan ketidakpastian, serta isu-isu seperti konflik regional, perang siber, dan perubahan iklim yang mempengaruhi keamanan internasional.
- Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI : Mengajak Masyarakat Untuk Terus Menjaga Semangat Kemerdekaan
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gelar Uapacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Di Lapangan Gelora Santiago Tahuna
- Peringati HUT RI ke 81, DPC PDIP Kota Bitung Gelar Berbagai Lomba di Kediaman Mantiri Tangkudung
Untuk menghadapinya, masih ujar Drs. Bambang Sudaryono dalam sambutan tertulis Presiden RI Prabowo Subianto, diperlukan upaya antisipasi, penyelarasan, updating kebijakan pertahanan, dan pelaksanaan strategi pertahanan negara yang tepat. Hal ini sejalan dengan upaya penerapan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
“Sishankamrata merupakan strategi pertahanan terbaik karena Indonesia memiliki banyak penduduk dan wilayah yang luas. Dalam konteksnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) sebagai upaya revolusi mental melalui pembangunan karakter bangsa di lingkup pendidikan, masyarakat, dan pekerjaan. Hal ini sejalan dengan 8 Asta Cita Kabinet Merah Putih yaitu memperkokoh Ideologi Pancasila dan memperkuat pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045,” urai Aspem dan Kesra.
Ditambahkan Aspem dan Kesra, bahwa tugas bela negara bukan hanya milik Kemenhan, TNI, dan Polri semata, namun merupakan tugas dan kewajiban seluruh komponen bangsa.
“Dengan semangat bela negara, saya yakin kita mampu menghadapi berbagai macam rintangan dan menggapai cita-cita bangsa. Mari kita persembahkan dedikasi sesuai peran dan profesi masing-masing,” ujar Aspem dan Kesra.
Mengakhiri amanat Presiden RI, Aspem dan Kesra menyampaikan pesan kepada seluruh peserta upacara untuk memiliki kesadaran bela negara agar terbentuk pertahanan nasional yang kuat demi persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Turut hadir, Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah atau mewakili, tamu undangan, perwakilan organisasi masyarakat dan tim peliputan Diskominfo. (Kys)








