MANADO – Keberadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Manado penting dan mendesak. Karena itu, Senin (28/9/2020), Ranperda tentang TPU selesai dibahas Pansus DPRD Kota Manado dan Pemkot Manado.
Sekretaris Pansus Ranperda TPU, DPRD Kota Manado Suyanto Yusuf mengatakan, Perda TPU sangat penting karena warga Kota Manado sangat membutuhkan ini.
“Kami berharap Perda ini setelah disahkan bisa langsung digunakan. Fasilitas yang ada di TPU harus dilengkapi seperti jalan dan sebagainya,” ungkap Yusuf.
“Jangan sampai apa yang dibahas selama empat minggu dalam Perda mati suri atau tidak bisa digunakan. Jadi kami mendorong ini harus digunakan,” tambahnya.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Sementara itu, Kepala Bapelitbang Kota Manado DR Liny Tambajong (Kaban Liny) mengatakan, di APBD Perubahan, Pemkot Manado telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan TPU.
“Dari 5 hektare yang direncanakan, yang akan dibebaskan yaitu 2,3 hektare. Anggaran tertata di APBD Perubahan 2020. Sisanya nanti akan menyusul, yang penting sudah ada lahanya TPU ini,”Jelas Kaban Liny. (***)








