Kotamobagu-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, buka Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS Kota Kotamobagu, Kamis (12/2/2026).
Rakor ini perkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Kotamobagu.
Sahaya S. Mokoginta mengungkapkan zakat yang disalurkan umat muslim bukan hanya sebatas kewajiban akan tetapi harus dapat dikelola dengan transparan dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.
“Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tapi juga tanggung jawab sosial yang besar. Pengelolaan zakat harus adil, transparan, dan tepat sasaran.” Ucapnya.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
BAZNAS Kota Kotamobagu targetkan pengelolaan zakat lebih efektif dan transparan, tingkatkan kepercayaan masyarakat.
Rakor ini bahas pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan dana zakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Pengelolaan zakat harus profesional, akuntabel, dan pastikan bantuan diterima oleh yang berhak,” tambah Sahaya.
Rakor ini diharapkan perkuat kerja sama antara Pemkot, BAZNAS, dan perangkat desa, tingkatkan kesejahteraan masyarakat.*








