Pegajahan – Kabar memprihatinkan datang dari Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Akibat bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras dini hari tadi, puluhan rumah warga di Pegajahan mengalami kerusakan, Kamis (18/8/2022).
Tak perlu waktu lama, Bupati Sergai H. Darma Wijayap langsung turun meninjau warga Desa Sukasari yang jadi korban bencana ini. Dirinya menginformasikan, di Sukasari sendiri terdata ada 6 rumah yang mengalami kerusakan. Sedangkan di Kecamatan Pegajahan secara keseluruhan, data sementara yang ia terima, tercatat ada 42 rumah yang terdampak puting beliung.
Tinjauan Bupati Sergai ini juga disertai dengan distribusi bantuan beragam jenis. Secara simbolis, Darma Wijaya menyerahkan material bahan bangunan seperti seng, kayu, dan paku kepada korban.
“Kami ikut prihatin atas kejadian ini. Saya berharap para warga sabar dan tabah menyikapi bencana yang menimpa. Atas nama Pemkab Sergai, saya hadir hari ini untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Bagi warga lain yang terdata jadi korban, bantuan akan disalurkan segera,” jelasnya.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
Ia juga menyarankan agar warga yang rumahnya mengalami kerusakan bisa segera melaksanakan perbaikan bangunan dengan konstruksi yang lebih baik.
“Kalau bisa, ingatkan tukang supaya sengnya dipasang dengan diikatkan ke balok agar pondasinya lebih kuat. Jadi semisal ada angin kencang datang lagi, kerusakan bisa lebih diminimalisir,” pesannya.
Ia pun mengatakan, kondisi cuaca ekstrem memang harus menjadi kewaspadaan bagi seluruh pihak. Bang Wiwik juga menyebut, pemerintah akan berusaha untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Salah seorang warga Sukasari, Nardi (40), menceritakan kronologis kejadian puting beliung yang menghantam kediamannya. Ia menuturkan, angin kencang merusak atap rumahnya saat hujan deras pada pukul 1 dini hari.
“Kami sontak terkejut. Buru-buru langsung mengungsi karena air hujan masuk ke rumah akibat atap yang udah lowong. Syukur alhamdullilah, bantuan datang dari Pemkab Sergai sehingga kerusakan bisa langsung diperbaiki,” ungkapnya. (*/Tumbur)






