Pohuwato – Sebagai wujud solidaritas, Pemda Pohuwato menggelar Doa bersama bagi para korban tragedi sepak bola yang merenggut nyawa ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 1 Oktober 2022.
Tragedi tersebut tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia dan menjadi duka tersendiri pula bagi pemda Pohuwato.
Dimana pada pelaksanaan grand final Sepak Bola Dengilo Cup 2022 di lapangan Desa Popaya Kecamatan Dengilo, Pemda Pohuwato bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) Pohuwato dan Polres Pohuwato menggelar doa bersama lintas agama yang dipandu imam dan pendeta, Kamis, (06/10/2022).
Doa bersama tersebut dihadiri Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Ketua DPRD Pohuwato yang juga Ketua Askab Pohuwato, Nasir Giasi, Kapolres Pohuwato, AKBP. Joko Sulistiono, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Anggota DPRD Pohuwato, unsur Kodim 1313 Pohuwato, pemerintah kecamatan dengilo.
- Wali Kota Caroll Senduk Promosikan Potensi Investasi dan Pariwisata Tomohon di FLEI 2026
- Polemik Tanah Sisa, Komisi III DPRD Sulut Panggil Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Jalan Tol Manado-Bitung
- Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo, PLN UID Suluttenggo Berhasil Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan
Dikatakan Bupati Saipul Mbuinga, doa bersama lintas agama ini adalah sebagi wujud solidaritas kita semua atas kejadian di Kanjuruhan, Malang yang menelan ratusan korban.
“Ia, doa bersama lintas agama ini tentu atas inisiasi bersama baik pemerintah daerah, Askab Pohuwato, Polres Pohuwato dan panitia dalam rangka untuk mengenang kejadian yang menelan ratusan korban di Kanjuruhan, Malang”,jelas bupati.
Olehnya atas nama pemerintah daerah, Bupati Saipul mengharapkan sportivitas persepakbolaan di kabupaten pohuwato bisa dijaga bersama sehingga tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan.
“Dengan inisiasi tersebut barangkali baru pohuwato yang melaksanakan doa bersama ini yang tujuannya tidak lain atas keprihatinan kita atas kejadian dengan harapan agar kejadian tersebut tidak terjadi di daerah kita tercinta”,terang Bupati Saipul. (*/Has)








