Pemkab Minut Gencarkan Pasar Murah, Harga Terjangkau, Inflasi Tertekan

oleh -658 Dilihat

Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) kembali menggelar pasar murah, sebuah langkah konkret yang bukan hanya sekadar distribusi bahan pokok murah, tetapi juga strategi jitu menstabilkan inflasi sekaligus menyentuh langsung kesejahteraan rakyat.

Kepala Dinas Perdagangan Minut, Maximilian Tapada, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Minut dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran. “Pasar murah ini sudah yang kedelapan dari sepuluh kecamatan yang kami targetkan. Tujuannya jelas, menormalisasi harga dan menekan inflasi daerah,” ujarnya.

Dalam pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan sejumlah bahan pokok dengan harga yang jauh lebih ringan dari pasaran. Misalnya, beras premium hanya Rp 44.500, minyak goreng Rp 10.000/kg, hingga daging ayam utuh seharga Rp 37.500. Semua disubsidi langsung oleh Pemkab Minut untuk memastikan keterjangkauan dan ketersediaan pangan masyarakat.

“Kami melihat respons masyarakat sangat positif. Harga yang kami tawarkan memang murah, dan ini membuat daya beli warga meningkat,” tambah Tapada.

Tidak berhenti di Matungkas, pasar murah selanjutnya akan digelar di Kecamatan Kalawat dan Talawaan. Bahkan, Pemkab Minut berencana memperluas jangkauan hingga ke wilayah kepulauan, memastikan tak ada warga yang tertinggal dari upaya pengendalian harga ini.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kadis PUPR Alfons Tintingon, Kadis Perhubungan Boby Najoan, Camat Dimembe Ansye Dengah, serta perangkat desa setempat. Kehadiran mereka menandai keseriusan lintas sektor dalam menekan laju inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Dengan program ini, Pemkab Minut membuktikan bahwa menjaga stabilitas ekonomi bisa dimulai dari desa dari pasar-pasar kecil yang menghidupkan harapan besar. (T3/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.