oleh

Pemilik Lahan Bersetifikat Blokade Akses Hauling PT SMA di Blok Ueruru Korowou

Morut-Sejumlah pemilik lahan bersetifikat di Blok Ueruru Desa Korowou Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut), kembali melakukan blokade dengan menutup akses jalan Hauling dilokasi penambangan PT Sumber Mineral Abadi (SMA), Rabu (30/08/2023) siang.

Aksi spontanitas para pemilik lahan tersebut, merupakan buntut kekecewaan mereka, karena pihak perusahaan hingga saat ini belum merealisasikan janjinya, terkait pembayaran ganti rugi lahan sesuai dengan hasil kesepakatan mereka sebelumnya.

“Permintaan kami untuk ganti rugi lahan sejumlah Rp. 30 ribu / meter, beserta beberapa klausal kesepakatan lainnya, kami anggap sudah tidak berlaku lagi, karena PT SMA sendiri sudah mengingkari janjinya. Tuntutan kami, kembali pada porsi awal, yakni sebesar Rp. 100 ribu / meter. Jika ini tidak bisa direalisasikan, kami akan terus melakukan pemalangan, ” tandas juru bicara keluarga pemilik lahan, Herol Taungke kepada sejumlah wartawan, di lokasi pemalangan.

Sekedar diketahui, luas lahan bersertifikat tersebut berjumlah 14 Ha, dan dimiliki oleh 7 keluarga Taungke bersaudara.

Herol, menegaskan, ancaman ini bukan hanya sekedar isapan jempol belaka, karena memang pihaknya juga sudah bosan dengan janji – janji manis yang pernah diucapkan pihak perusahaan selama ini.”

Kami minta PT SMA bayar lokasi lahan kami, jika tidak silakan angkat kaki, ” tegasnya.

Sementara itu, Humas PT SMA, Monde Laega, saat dikonfirmasi wartawan, via telepon selulernya, terkait pemalangan jalan Hauling di blok Ueruru Korowou, enggan memberikan keterangan. (NAL)