Pemda Morut Gelar KKR, Hadirkan Pdt Gilbert Emanuel Lumoindong

oleh -860 Dilihat

Kolonodale-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut), menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Morut Ke-13, tahun 2026 di pelataran kantor Bupati Morut, Rabu (21/10/2026) petang.

KKR tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 3.000 Jemaat dan masyarakat.

KKR ini juga sekaligus menghadirkan pengkhotbah kondang, Pdt Dr Gilbert Emanuel Lumoindong, dan menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-13 Kabupaten Morut dengan mengusung tema ‘ Bersatu dalam Keragaman, Maju dalam Kebersamaan. ‘

Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat iman, memanjatkan doa, serta mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah yang telah memasuki usia ke-13.

Ketua Panpel sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sulteng dan Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, mengucapkan, terima kasih kepada Pemda Morut atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, KKR tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan keimanan, dan memperkuat rasa syukur atas penyertaan Tuhan bagi Morut beserta seluruh masyarakatnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Wabup Morut, H Djira K SPd MPd dan Wakil Ketua 1 TP PKK Morut, Widyawati M Djira, Kapolres Morut, AKBP Junaidy Anthonius Weken SIK, Wakapolres Morut, Kompol Charles B N Karimar SIK SH MH, Unsur TNI, Anggota DPRD Morut, Pimpinan OPD, ASN Pemda Morut, para hamba Tuhan, serta Jemaat dari berbagai wilayah di Morut.

Bupati Delis, dalam sambutannya, mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan pembangunan di Morut.

Ia mengatakan, meskipun tergolong sebagai Kabupaten yang masih relatif muda di Sulteng, Morut telah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.
Di bidang pendidikan, Morut memperoleh penghargaan sebagai daerah dengan sistem pendidikan terbaik kedua di Sulteng, beserta sejumlah penghargaan lainnya.

Kata dia, Pemda Morut juga terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan dan stunting, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai salah satu indikator kemajuan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Delis, menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak semata-mata merupakan hasil kemampuan Pemda, melainkan juga berkat anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.

“ Kami menyadari bahwa semua ini bukan karena Bupati dan Wabup hebat, bukan pula karena jajaran Pemda hebat. Kami sadar sepenuhnya semua ini karena kasih dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata orang nomor satu di Morut itu.

Bupati Delis, mengatakan, peringatan hari jadi daerah harus menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan, sekaligus mensyukuri berbagai kemajuan yang telah diraih bersama selama ini.

Ia menilai, bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras dan kolaborasi, tetapi perlu disertai doa serta dukungan seluruh masyarakat.

Bupati Delis, mengakui bahwa Pemda memiliki berbagai keterbatasan, baik dalam kemampuan, kebijaksanaan, maupun tenaga untuk menjalankan tanggung jawab Pemerintahan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan Kabupaten Morut, agar setiap upaya pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“ Dengan topangan doa dan pertolongan Tuhan, kami percaya keterbatasan yang kami miliki dapat ditopang oleh pertolongan-Nya,” ungkap Politisi senior DPP Partai Hanura Pusat ini.

” Harapan kami, KKR ini akan menjadi sarana untuk lebih mempererat hubungan persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat yang ada di bumi tepo asa aroa, ” harap Bupati Delis.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan Indonesia dan Morut agar senantiasa mendapat perlindungan dari berbagai bencana.
Secara khusus, Bupati Delis, menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia menyampaikan, apresiasi kepada petugas Damkar, Kepolisian, relawan, serta masyarakat yang telah terlibat langsung dalam upaya penanganan kebakaran.

Bupati Delis, berharap, seluruh petugas yang bekerja di lapangan senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan dalam menjalankan tugasnya.

Di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran, ia juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang bisa memicu terjadinya karhutla.

“Saya mengajak kita semua, mari kita jaga Morut. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan jangan membakar lahan kebun, karena potensi kebakaran sangat besar apabila kita membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Dikatannya, bahwa upaya pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama, demi menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan pembangunan di daerah.

Ia juga berterima kasih kepada Panpel, OPD, unsur TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan KKR tersebut.

Secara khusus, Bupati Delis, mengucapkan terima kasih kepada Pdt Dr Gilbert Emanuel Lumoindong, yang telah meluangkan waktu untuk dapat melayani Jemaat di Morut.

” Semangat syukur dan doa yang terbangun melalui KKR ini tidak akan berhenti pada perayaan HUT kali ini, tetapi terus diwujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari, melalui sikap saling menghormati, kepedulian, dan gotong royong, ” tukasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.