Morut-Proyek pembangunan jembatan Dua di Desa Baturube Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang dikerjakan oleh CV Anirah Karya Mandiri senilai kurang lebih Rp. 2, 3 Milyar dikerjakan secara bertahap, dan sudah sesuai dengan prosedur yang ada.
PPK Proyek Pembangunan Jembatan Dua Dinas PUPR Morut, Darwin Lion, kepada media ini, diruang kerjanya, Senin (06/04/2026), membantah keras tudingan yang menyebutkan, bahwa proyek tersebut dianggap mangkrak.
“Proyek tersebut tidak mangkrak. Pembangunannya dilakukan secara bertahap, dan tahun ini kembali direncanakan keberlanjutannya, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia, ” tegas Darwin.
Darwin, sapaan akrabnya, menjelaskan, bahwa desain awal jembatan tersebut menggunakan pier tengah dengan pondasi tiang pancang, namun setelah evaluasi tehknis di ubah menjadi single span (tanpa pier tengah) agar lebih efisien dan aman.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Kata dia, perubahan ini menyebabkan bentangan menjadi lebih panjang, sehingga dilakukan perhitungan ulang struktur atas, serta penyesuaian formasi/jumlah tiang pancang untuk memenuhi daya dukung. Sementara itu, kondisi konstruksi yang belum tersambung, sepenuhnya merupakan bagian dari tahapan pekerjaan dan penyesuaian desain, bukan mangkrak.
“Proyek jembatan dua Baturube ini juga sebelumnya, sudah di audit oleh BPK RI Perwakilan Sulteng. Intinya pembangunannya sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur yang jelas, ” tukas Darwin. (*)







