Morut-Proyek pembangunan jembatan Dua di Desa Baturube Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang dikerjakan oleh CV Anirah Karya Mandiri senilai kurang lebih Rp. 2, 3 Milyar dikerjakan secara bertahap, dan sudah sesuai dengan prosedur yang ada.
PPK Proyek Pembangunan Jembatan Dua Dinas PUPR Morut, Darwin Lion, kepada media ini, diruang kerjanya, Senin (06/04/2026), membantah keras tudingan yang menyebutkan, bahwa proyek tersebut dianggap mangkrak.
“Proyek tersebut tidak mangkrak. Pembangunannya dilakukan secara bertahap, dan tahun ini kembali direncanakan keberlanjutannya, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia, ” tegas Darwin.
Darwin, sapaan akrabnya, menjelaskan, bahwa desain awal jembatan tersebut menggunakan pier tengah dengan pondasi tiang pancang, namun setelah evaluasi tehknis di ubah menjadi single span (tanpa pier tengah) agar lebih efisien dan aman.
- Wujud Kepedulian Nyata, PLN Peduli, YBM, dan Pegawai UP3 Tolitoli Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran
- Gandeng Perwakilan Istri Pegawai Danantara, YBM dan PIKK PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Sosial Peduli Pendidikan Anak
- PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
Kata dia, perubahan ini menyebabkan bentangan menjadi lebih panjang, sehingga dilakukan perhitungan ulang struktur atas, serta penyesuaian formasi/jumlah tiang pancang untuk memenuhi daya dukung. Sementara itu, kondisi konstruksi yang belum tersambung, sepenuhnya merupakan bagian dari tahapan pekerjaan dan penyesuaian desain, bukan mangkrak.
“Proyek jembatan dua Baturube ini juga sebelumnya, sudah di audit oleh BPK RI Perwakilan Sulteng. Intinya pembangunannya sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur yang jelas, ” tukas Darwin. (*)








