Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (39) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (39)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '39' LIMIT 1

Pembahasan Ranperda 2026 Dipercepat, Bapemperda Fokus Pada Regulasi Prioritas

oleh -0 Dilihat
oleh
Ketua Bapemperda Syarifudin Bano memimpin rapat bersama OPD dalam membahas persiapan penyusunan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Provinsi Gorontalo tahun 2026 di Ruang Inogaluma, (4/9/25). Foto (Wartawan RedaksiSulut.com)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '39' LIMIT 1

Gorontalo-Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Gorontalo meminta agar usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2026 segera dibawa ke rapat paripurna untuk ditetapkan dalam program legislasi daerah.

Permintaan ini disampaikan Ketua Bapemperda, Syarifudin Bano, usai memimpin rapat kerja bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (4/9/2025). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Bapemperda kepada komisi-komisi DPRD terkait pengajuan Ranperda tahun 2026.

“Karena waktu yang tersedia cukup terbatas, kami meminta agar proses pengesahan Ranperda 2026 dipercepat melalui paripurna,” kata Syarifudin.

Dari puluhan usulan Ranperda yang masuk, tidak semuanya akan diproses sekaligus. Bapemperda akan memfokuskan pembahasan pada Ranperda yang dinilai paling mendesak dan relevan dengan kebutuhan daerah.

“Kami mengutamakan Ranperda yang strategis dan memiliki dampak langsung terhadap pembangunan dan pelayanan publik,” tambahnya.

Baca:Pansus DPRD Gorontalo Lakukan Pengawasan Terhadap Aktivitas Pertambangan Ilegal di Boalemo dan Pohuwato

Bapemperda juga mencatat masih ada sejumlah Ranperda dari tahun 2024 dan 2025 yang belum rampung. Bersama usulan baru, setidaknya enam Ranperda diprioritaskan untuk dibahas pasca pengesahan APBD Perubahan 2025.

Salah satu Ranperda yang menjadi perhatian khusus adalah Raperda tentang Kepemudaan, yang sebelumnya tertunda dan ditargetkan dapat diselesaikan pada 2026.

“Target kami, seluruh Ranperda yang belum selesai bisa dituntaskan tahun depan,” tegas Syarifudin.

Ia memastikan Bapemperda akan mendorong percepatan proses legislasi, mengingat pentingnya keberadaan regulasi daerah yang responsif terhadap dinamika masyarakat.

“Ini bukan hanya menyangkut urusan administrasi, tapi juga menyangkut kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.(*MR)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '39' LIMIT 1