Morut-Sebagai upaya konkrit untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Balai Pengendalian Perubahan Iklim (BPPI) Wilayah Sulawesi, Seksi Wilayah 11 Palu (Manggala Agni), bersama dengan sejumlah pihak terkait, melaksanakan Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Desa Korobonde, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara ( Morut), belum lama ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Manggala Agni DA OPS Sulawesi 11 BPK Betania, Anggerd Pryanda, Bhabinkamtibmas Korobonde, Bripka Yohan, Babinsa Koramil 1311-04/Lembo, Pelda Hardianto, serta tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Morut.
Kegiatan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Karhutla, serta memastikan adanya langkah-langkah mitigasi yang tepat di wilayah-wilayah rawan kebakaran. Adapun beberapa langkah utama yang dilakukan selama melakukan patroli, meliputi :
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
1. Patroli di daerah rawan kebakaran, Tim gabungan melakukan patroli rutin di sejumlah titik yang dianggap berisiko tinggi terjadi Karhutla. Patroli ini juga bertujuan untuk memantau kondisi lapangan dan memastikan wilayah tetap aman dari potensi kebakaran.
2. Penentuan titik koordinat wilayah rawan Karhutla Identifikasi titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran dilakukan untuk mempermudah penanggulangan jika bencana terjadi.
3. Pengecekan sumber air terdekat. Tim juga melakukan pengecekan sumber air di sekitar wilayah rawan untuk memastikan adanya akses air yang cukup jika sewaktu-waktu diperlukan untuk pemadaman.
4. Sosialisasi kepada masyarakat. Masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran di lahan maupun hutan. Mereka juga dihimbau untuk segera melaporkan kepada pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, atau Babinsa jika melihat atau mendengar potensi terjadinya kebakaran.
Pada kesempatan itu, Babinsa Koramil 1311-04/Lembo, Pelda Hardianto, menyampaikan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam pencegahan Karhutla.
“Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, adalah kunci utama dalam mencegah Karhutla. Kami terus mendorong warga untuk ikut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan patroli terpadu ini, diharapkan wilayah Desa Korobonde dan sekitarnya, dapat terhindar dari ancaman Karhutla, yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan kehidupan masyarakat di sekitarnya. (*/ NAL)








