Tahuna – Pasca Bencana dikabupaten Sangihe yang terjadi di dua kecamatan yaitu kecamatan Tamako dan Manganitu Selatan, Pj Bupati dr Rinny Tamuntuan serahkan bantuan kepada masyarakat di kampung Dagho Kecamatan Tamako 74 KK dan dikampung Kaluwatu Kecamatan Manganitu Selatan 66 KK pada Sabtu (04/03/2023).
Berkesempatan memberikan sambutan Tamuntuan mengatakan, kabupaten Sangihe tidak lepas dari bencana, karena di Sangihe banyak terdapat daerah-daerah yang rawan bencana dan juga gelombang pasang dan badai dan ini sudah menjadi siklus tahunan” Tentu saja kita tidak menginginkan terjadinya bencana, namun saat bencana itu terjadi, diharapkan kepada pemerintah agar sigap dalam menangani hal tersebut” tutur Tumuntuan.
Tamuntuan menjelaskan kucuran dana operasional berjumlah Rp 500,000,000,- dan bantuan logistic seperti selimut, matras juga, kebutuhan sehari-hari adalah wujud kepedulian dan perhatian dari pemerintah provinsi dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) kepada kabupaten Sangihe.
Saat itu juga Tamuntuan mengingatkan warga, agar menghindari daerah yang rawan bencana yang ketika cuaca ekstrim dapat menyebabkan longsor dan banjir.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar menghindari daerah – daerah yang rawan banjir dan rawan longsor. Kalau cuaca ekstrim segera cari tempat-tempat yang aman dari ancaman bencana,” pinta Tamuntuan (Yoss)







