Morut-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Morowali Utara (Morut), menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dinamika yang terjadi di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan investasi di bumi tepo asa aroa tercinta.
PAPDESI Morut menegaskan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum, khususnya dalam hal pemberantasan korupsi, serta mendorong penyampaian aspirasi dan kritik yang rasional dan konstruktif, sebagai bagian dari iklim demokrasi yang sehat.
Namun, PAPDESI secara tegas menolak segala bentuk aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pihak luar yang dianggap berpotensi memecah belah persatuan dan merusak kerukunan masyarakat di Morut.
“Kami percaya persatuan dan kerukunan adalah kunci keberhasilan pembangunan di daerah,” tegas Ketua PAPDESI Morut, Robert Ovan Podengge, dalam pernyataannya yang disampaikan secara terbuka.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Lewat pernyataan tegas ini, PAPDESI Morut menyerukan tiga poin utama:
1. Kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan ketertiban.
2. Kepada aparat berwenang agar meningkatkan pengamanan dan stabilitas daerah.
3. Kepada semua elemen masyarakat untuk terus mempererat persatuan dan menjaga kerukunan sosial.
Ia berharap, seluruh pihak dapat menjaga stabilitas sosial demi kelangsungan pembangunan yang berkelanjutan dan kedamaian didaerah ini. (*/ NAL)






