Gorontalo – Walikota Gorontalo Marten Taha melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam PPKM level tiga di Pasar Dungingi, Jumat (06/08/2021).
Dalam pemantauan tersebut, Penataan, penertiban dan pengendalian penanganan covid-19 di pasar tradisional Kota Gorontalo telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Seminggu lebih berjalan penataan penanganan protkes dipasar tradisional Kota Gorontalo dan Alhamdulillah berjalan sesuai dengan SOP yang telah kita tentukan“ kata Walikota Marten.
Dikatakan Walikota, dalam pendisiplinan protkes melalui Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kota Gorontalo sudah menunjukan perubahan yang sangat signifikan.
- Bersama Dalam Doa, YBM PLN UP3 Palu Bersama Pemdes Mayasari Gelar Ikhtiar Istisqo dan Berbagi untuk Dhuafa
- Lewat PKM-PI, Mahasiswa UNSRAT Hadirkan AGRINEXUS untuk Mendukung Budidaya Pisang Mas di Tinoor, Kota Tomohon
- Hadir Didiskusi Publik, Salindeho Pastikan Bitung Tidak Krisis Air Bersih Meski Musim Kemarau
“Dalam pemberlakuan PPKM level tiga ini kelihatan sudah ada perubahan yang sangat signifikan. Kalau sebelumnya banyak orang yang abai terhadap protkes, dalam pantauan kita selama seminggu ini sudah menunjukan ketaatan masyarakat terhadap protkes semakin membaik, “ ungkap Marten Taha.
Walikota meminta kepada seluruh satgas covid 19, agar lebih meningkatkan lagi pendisiplinan dan penegakan protkes serta dan pengaktifan Posko PPKM.
“Saya minta kita tidak hanya memenuhi ataupun bekerja ekstra dalam pendisiplinan PPKM level tiga tapi pada level berapa pun kita harus lebih disiplin lagi karena kunci dari penanganan pandemi ini ada dalam penegakan Protkes,” Tutup Walikota Marten. (***/Jono)





