Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Momentum Hari Hipertensi Sedunia,Siloam Hospitals Manado Ingatkan Pentingnya Hidup Sehat

oleh -57 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Manado –  Memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 Mei, Siloam Hospital Manado menghelat webinar kesehatan bertajuk : “Mengenal dan Mencegah Hipertensi” dengan pembicara dr Stella Palar Sp.PD-KGH, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Ginjal dan Hipertensi dari rumah sakit yang berlokasi di jalan Sam Ratulangi, dibilangan pusat kota Manado Sulawesi Utara ini.

Mengutip data Riskesdas tahun 2018; bahwa Hipertensi menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia, karena prevalansi yang tinggi (34,1%). Adapun Badan Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan bahwa Hipertensi adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah memiliki tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg).

Akan hal tersebut, tidak hanya orang tua saja yang perlu mewaspadainya, bahkan kini anak-anak muda memiliki risiko hipertensi yang tak kalah besar. Hampir 95% kasus hipertensi dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan genetik. Kasus hipertensi sendiri tercatat sebagai kasus kematian utama di seluruh dunia.

Dokter Stella Palar Sp.PD-KGH* Dokter spesialis penyakit dalam, Konsultan Ginjal dan Hipertensi Siloam Hospitals Manado, pada edukasi bincang sehat mengatakan, aliran darah diedarkan ke seluruh tubuh di dalam pembuluh darah yang disebut arteri, tekanan darah adalah kekuatan mendorong darah dari dinding arteri. Dikenal tekanan darah sistolik yaitu setiap kali jantung berdenyut jantung memompa darah kedalam arteri dan diastolik yaitu ketika jantung istirahat diantara denyutan ketika tekanan darah turun.

“Contoh tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg”, tutur Dokter Stella kepada lebih dari sepuluh lusin viewer antusias kali ini, Jumat (20/05/2022).

Dokter Stella melanjutkan, Ketika tekanan darah tetap meningkat, kronik dalam waktu atau periode yang lama dapat dikatakan tekanan darah tinggi ( hipertensi), tentu berbahaya karena dapat menyebabkan jantung bekerja terlalu berat dan menyebabkan kekakuan pembuluh darah (aterosklerosis).

Penderita yang mempunyai tekanan darah melebihi 140/90 mmHg saat istirahat disebut Hipertensi. Namun diagnosa hipertensi tidak dapat hanya mengandalkan 1 kali pemeriksaan namun harus berulang untuk mengkonfirmasi diagnosis hipertensi, sebagai pencegahan yang disebut hipertensi “jas putih” dan
“hipertensi terselubung.”

Kenali Faktor Penyebab dan Penanganan

Diselingi sesi tanya jawab, dokter Stella mengingatkan, baik dari faktor penyebab hipertensi dibagi menjadi dua kategori yaitu Primer yang presentasinya sekitar 90-95%, dan tidak diketahui penyebabnya, dan Sekunder sekitar 5-10% yg penyebabnya diketahui seperti ; Penyakit ginjal, Metabolik, Jantung dan pembuluh darah, Kehamilan, obat obatan dan beberapa lainnya. Dan evaluasi hipertensi oleh dokter setelah menegakkan diagnosis dan derajat hipertensi, berurutan seperti ; Menepis kemungkinan penyebab sekunder, mengidentifikasi faktor faktor resiko dan penyakit penyerta yang mungkin ada, dan menentukan ada tidaknya kerusakan organ.

Serta apabila hipertensi tidak diobati dan tidak terkontrol akan beresiko gagal jantung, serangan jantung, penyakit ginjal, kebutaan.

“Konsultasikan dengan dokter anda yang akan memberikan obat penurun tekanan darah guna melindungi dan memperbaiki organ target, pahami pula sejumlah faktor resiko sekaligus teratur memeriksakan tekanan darah”, pungkas dokter Stella Palar Sp.PD-KGH* Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Ginjal dan Hipertensi Siloam Hospitals Manado.

Adapun asupan makanan bergizi, rutin berolahraga , pertahankan berat badan ideal, hindari konsumsi alkohol dan rokok turut mempengaruhi keberadaan hipertensi. (*Mal)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1